Kamis, 31 Maret 2011

SeleMbar KerTas di PersiMpangan

Siang yang panas sudah berakhir
malam yang dingin mula Tiba
Bulan purnama bersinar Terang
Menyinari taman depan Rumah

Bintang bertaburan dilangit
menghiasi langit di malam ini
angin malam menyelimuti diriku
Suara jangkrik mengerik menemaniku

Dingin, yang kurasakan
menunggu seorang yang kukasihi
berjam-jam duduk di taman
Air yang gemercik dikolam bagai alunan

Tak tahu ku harus bagaimana
Arloji Menunjuk pukul sebelas
Pandangi langit malam ini
Dimana bulan dan bintang menghilang

Malam pun semakin gelap
Malam pun semakin dingin

Kulihat lagi arloji di tangan yang menunjukan jam dua belas tepat
Malam pun berubah total
Bulan Purnama terang kembali Hiasi taman
Bintang pun kembali bertebaran di langit

TanPa berkediP,
Kupandangi bulan purnama itu dan beribu Bintang.
tiba_tiba salah saTu Bintang Jatuh dan Keluar dari OrbitNya
Apa yang Terjadi..??

Dalam Hati Ku bertanya,
Kenapa samapi deTik ini dia Belum hadiR?

Sosok Yang tak Ku Kenal menghampiRiKu
Memberikan Selembar kertas Untuku
perlahan dan Ku buka dan ku baca,
"Demi SahabaTku, HubUngan Kita SamPai disIni"


(catatan harian veri_10/10/2001)

0 komentar:

Posting Komentar