Mengapa dia semakin menjauh...
Aku bingung, akan sikapmu..
Apa sih salahku?
Beri tahu aku...
Beri tahu aku...
Beri tahu aku...
Hanya kamu yang kupilih..
Hanya kamu...
Ya Yesus, kepada siapa aku mengetuk, kalau bukan pada hatimu? Ya Yesus, Aku berharap kepada-Mu dan percaya kepadamu. Di dalam Engkau aku akan merasa aman Pada-Mu Tuhan, aku berharap, agar aku tidak binasa selama-Nya
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Keceriaan anak-anak jalanan ketika mendapatkan bingkisan. Walaupun mereka masih berebut namun mereka mau masih berbagi. Ku mencoba masuk ke dunia mereka. Malam minggu kemarin aku tugu Muda Semarang. Melihat anak-anak dengan pakaian sederhana. Dia meminta uang di setiap pengunjung yang datang. Dan pengunjung itu termasuk aku. Selembaran uang 2000 rupiah aku berikan padanya. Aku mencoba bertanya kepada anak itu. "Nanti uang itu buat apa?". Dia menjawab "Buat beli maem". Disini lah aku mulai percakapan. Dan banyak sekali obrolan, dan mendapatkan informasi yang banyak dari dia. Dia adalah anak yang tak dapat di sekolah karena biaya. Dia putus sekolah ketika di kelas IV SD. Dia meminta-minta ini karena disuruh oleh kedua orang tua. Di sinilah hati ini tersentuh.Rasa belas kasihan muncul. Akhirnya aku mengajak dia belajar melalui tebak-tebakan. Satu setengah jam aku bersama dia. Dia pun merasa senang akan kehadiranku walaupun sesaat. malah dia ingin setiap malam minggu aku diminta datang lagi ke Tugu Muda.
"Cintaku bukan untukmu melainkan untuk mereka yang membutuhkan"